Dr. Shan dan Pengalamannya Memprediksi Gempa Di Sumatera

Dr. Shan kerap memprediksi kejadian gempa dan dirinya selalu mengupdate data terkait kejadian kegempaan. Melalui websitenya http://www.earthwaves.org, dirinya kerap memberikan informasi kejadian gempa, termasuk pengalamannya yang hampir memprediksi gempa 9 SR di wilayah Sumatera Utara pada 2004.

“Saya menerima banyak pertanyaan, oleh sebab itu saya uraikan pengalaman saya mengenai gempa 9 SR di Sumatra Utara. Pergerakan bumi yang ke-16, 17, dan 18 menunjukkan bahwa gempa besar sekitar 6 atau 7 SR dapat terjadi,” kata Dr. Shan memulai pengalamannya itu.

Menurut catatan prediksi yang dilakukannya pada 18 Desember 2004, diduga gempa berkekuatan sekitar 6 hingga 7 SR atau lebih terjadi di Iran Selatan (28.41N 55.03E ) – Iran Utara (30.7N 50.5E) dan Semenanjung MINAHASSA (0.1N 123.4E).

“Saya segera mengirim pesan sangat penting melalui email kepada sejawat saya di Iran Amir Reza Emir Ebrahimi (20 tahun) yang juga seorang peramal gempa menggunakan formasi awan. Mengingat kepadatan penduduk dan perkiraan magnitud gempa nampaknya akan menimbulkan kerusakan lebih besar di Iran dibanding Kepulauan Indonesia, dimana gempa bumi terjadi di lepas pantai yang menurut catatan saya mencapai 7 SR,” jelasnya.

Mengingat magnitud yang kuat, Dr. Shan langsung merujuk pada seorang Astrolog tentang kesejajaran planet pada saat itu. “Dia menjelaskan bahwa periode sejajar Matahari-Merkurius-Bulan-Bumi dan Merkurius berada dalam kesejajaran itu hingga 22 Desember 2004. Saya yakin bahwa peran utama gravitasi selama periode kesejajaran planet-planet menarik bumi dengan kuat dan menyebabkan pengaruh gerak sentrifugal yang sangat besar,” jelasnya.

Kemudian Dr. Shan melakukan pekerjaannya dan menemukan beberapa akumulasi tekanan kuat pada pembacaan serupa pada 19 dan 20 Desember. Dr. Shan ketika itu berpendapat, ini artinya akumulasi tekanan siap melepaskan energinya selama proses pemicu selanjutnya dan biasanya berakhir sesuai magnitudnya, keesokan harinya, yaitu tanggal 21 Desember.

Kemudian, kerangka waktu dipastikan ulang dan dimulai sejak tanggal 20 Desember 2004. “Tetapi alam enggan bekerja sama dengan saya dan mengirim awan ke tempat saya pada 21 Desember. Oleh karena itu tidak ada sinar matahari di tempat saya pada hari itu dan pembacaan selanjutnya dilakukan pada tanggal 22 Desember,” katanya.

Dr. Shan merasakan sesuatu yang berbeda dalam setiap pembacaan, termasuk sudut pandang. Dirinya berhasil melakukan pembacaan bahwa itu gempa besar, tetapi tidak bisa membandingkan pembacaan untuk Daerah 2 yang teridentifikasi di Simeulue, Indonesia (2.30N 96.54E) (dekat dengan gempa 9 SR di Sumatra Utara belum lama ini).

Karena luput membaca pada tanggal 21, dan perubahan sudut pandang, Dr. Shan tidak dapat memastikan lokasi daerah 2.

“Gempa 9 SR luar biasa dahsyat kemudian memicu tsunami maut di negara-negara Asia termasuk negeri saya Tamil Nadu. Saya ingin mengemukakan bahwa saya tentu bisa menyampaikan pesan tepat dengan mengidentifikasi lokasi Iran dan Indonesia secara lebih spesifik dengan peringatan tsunami dengan besaran 9 SR, sekiranya saya memperoleh pembacaan tanggal 21 Desember 2004,” katanya.

Berdasarkan catatan, pada tanggal 26 Desember 2004 terjadi gempa bumi dahsyat di Samudera Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa terjadi pada waktu 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada bujur 3.316° N 95.854° EKoordinat: 3.316° N 95.854° E kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa berkekuatan 9,3 SR ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Gempa ini menghantam Aceh, Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Srilangka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Gempa yang mengakibatkan tsunami dan menyebabkan sekitar 230.000 orang tewas di 8 negara. Gempa mengakibatkan ombak tsunami setinggi 9 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Langka, Inda, dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar. (laporan roeshman-telah dipublikasikan sebelumnya di SIGAP)

Tentang rusman

kenali aku apa adanya...
Pos ini dipublikasikan di Lingkungan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s