Mana Yang Terbaik, Teh atau Kopi ?

Secangkir minuman panas yang beruap selalu terdengar menyenangkan di pagi hari. Namun yang mana, kopi atau teh?

Baik kopi atau teh mengandung banyak antioksidan. Oleh sebab itu, tidak masalah meminum keduanya dalam porsi kecil. Namun fakta di bawah ini juga mungkin akan menggoyahkan keputusan Anda; di dalam teh terkandung sesuatu yang dapat melawan infeksi buruk.

Kandungan yang dimaksud adalah L-theanine, sebuah asam amino yang mendorong respons kekebalan tubuh terhadap bakteri, termasuk satu yang menyebabkan keracunan makanan. Kopi, yang tidak mengandung L-theanine, menunjukkan tidak ada aktivitas antibakteri dalam penelitiannya.

Baik teh hitam, hijau, atau oolong, semuanya membuktikan memiliki dosis yang tepat dalam menggagalkan pengelompokkan bakteri. Dan wangi seduhan teh dapat memberikan Anda keuntungan kesehatan lainnya, juga, membantu jantung Anda terhindar dari resiko kanker (khususnya pada wanita). Dan walaupun teh memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dari kopi, teh tetap membuktikan mengenai kesegarannya sama seperti soda. Oleh sebab itu, ambillah secangkir teh!

Keuntungan dan Kerugian Mengonsumsi Kopi

Kopi merupakan minuman harian bagi jutaan orang. Setiap hari orang menikmati kopi, baik pagi, siang, sore maupun malam hari. Seluruh warga dunia menikmati kopi, entah buatan sendiri atau menikmatinya di kafe.

Namun beberapa tahun ini, kopi mendapat pemberitaan jelek karena dianggap berpengaruh buruk terhadap kesehatan.

Di Inggris ada laporan tentang dokter yang menasehati mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, agar mengurangi minum kopi. Namun tampaknya pandangan mengenai kopi ini terbalik.

“Jangan hirauan cerita-cerita buruk itu,” kata seorang pakar gizi, Dr. Chiara Trombetti dari Lembaga Humanitas Gavazzeni, di Milan.

Menurutnya, ada alasan untuk menikmati esspreso di pagi hari tanpa perlu khawatir dampaknya bagi kesehatan. “Kopi bisa baik bagi Anda”, katanya dan semakin keras kopinya maka semakin baik pula. Itulah sebabnya ia merekomendasikan espresso dan bukannya kopi instan.

Manfaat kopi

Dr. Trombetti juga mengatakan ia sendiri membeci kopi, namun ia menunjukkan banyak bukti ilmiah terhadap manfaat kopi.

Kopi mengandung tannin dan antioxidant, yang terbukti baik bagi jantung dan pembuluh nadi. Kopi juga bisa menghilangkan pusing kepala dan bagus untuk jantung serta bisa mencegah gangguan liver dan batu empedu.

Selain itu, kafein dalam kopi bisa mengurangi serangan asma dan membantu memperbaiki sirkulasi dalam jantung.

Namun, jika dikonsumsi dengan berlebihan bisa menambah kegugupan dan menyebabkan detak jantung lebih cepat serta tangan gemetar. Untuk para wanita hamil, pasien jantung, dan orang yang menderita maag biasanya dinasehatkan untuk tidak minum kopi.

Dr. Trombetti juga mengingatkan supaya orang tidak minum kopi lebih dari tiga atau empat cangkir sehari.

Nasehat lainnya adalah secangkir kopi dengan susu mungkin merupakan awal yang baik bagi para pencita kopi masa depan, yaitu anak-anak sekolah karena merangsang kerja otak.

Mitos Seputar Kopi

Kopi juga dipercaya sebagai penghilang rasa kantuk dan mampu memperbaiki daya ingat. Benarkah?, berikut ini beberapa mitos yang berkembang di masyarakat.

Kopi lebih baik disajikan dalam keadaan panas

Kopi sebaiknya jangan langsung disiram dengan air mendidih. Jika air terlalu panas, bubuk kopi justru akan hangus, dan akhirnya akan mempengaruhi rasa dan aroma. Untuk mendapatkan minuman kopi yang enak, diperlukan suhu air sekitar 90 derajat celsius. Caranya, masaklah air hingga benar-benar matang. Lalu diamkan sejenak selama tiga puluh detik, baru kemudian dituangkan ke dalam gelas berisi kopi. Agar suhu minuman tetap hangat, disarankan untuk menyajikan dalam cangkir porselen yang cukup tebal.

Kopi lebih enak disajikan dingin

Belakangan ini sajian kopi dingin (Iced coffee atau freeze blend coffee) mulai banyak disukai. Tapi berhati-hatilah, sebab menurut penelitian medis, mengkonsumsi minuman kopi dengan suhu di bawah dua puluh derajat justru dapat meningkatkan gas dalam perut. Tidak mengherankan, jika kopi sangat tidak dianjurkan bagi para penderita gangguan lambung.

Kopi yang dikeluarkan dari kotoran luwak, memiliki rasa jauh lebih enak

Di kalangan masyarakat beredar kepercayaan, kopi luwak merupakan kopi terbaik. Luwak adalah jenis binatang yang sangat menyukai kopi.

Masyarakat memercayai biji kopi yang ada di kotoran luwak mempunyai kualitas nomor satu. Pendapat itu ternyata sangat salah kaprah. Biji kopi yang keluar bersama kotoran luwak justru sangat berbahaya karena sudah bercampur dengan bakteri.

Namun, jika Anda menemukan kotoran luwak yang dipenuhi biji kopi, maka bisa dijadikan tanda bahwa tanaman kopi di kawasan tersebut mempunyai kualitas yang baik. Tanda kualitas kopi yang dibawa oleh binatang, ternyata juga dipercayai di Jepang.

Mereka percaya, burung pemakan biji kopi dapat membantu memilih pohon kopi dengan kualitas prima.

Kopi dapat mencegah serangan step

Menurut Dr Victor Tambunan, bisa jadi anggapan itu benar. Menurutnya, unsur kafein dalam kopi mengandung efek relaksasi, sehingga bisa digunakan untuk melemaskan otot-otot yang kejang. Meski demikian, Victor menyanggah anggapan dengan mengkonsumsi kopi secara teratur dapat meningkatkan kemampuan berpikir seseorang. ”Itu tidak benar. Terlalu banyak minum kopi justru bisa menekan daya ingat seseorang, karena bisa membuat orang tetap terjaga sehingga otak akan terasa sangat lelah,” ujarnya.

Kopi bisa mengurangi rasa kantuk

Pendapat ini tidak seluruhnya benar. Jika otak benar-benar sudah terkuras dan kemudian dipaksakan dengan minum kopi, tetap tidak akan banyak membantu. Namun dalam kondisi normal, efek kopi untuk menahan kantuk bisa saja terjadi. Namun menurutnya, efeknya tidak akan terlalu lama, hanya sekira dua sampai dengan tiga jam saja.

Menghilangkan bau

Anggapan tersebut ternyata mengandung kebenaran. Selain dikonsumsi, kopi bisa membantu menghilangkan berbagai bau tak sedap. Bubuk kopi bisa dimanfaatkan untuk mengurangi bau amis ikan.

Caranya, dengan menaburkan bubuk kopi di sekeliling wadah penyimpanan ikan. Cara ini juga bisa digunakan untuk menyingkirkan semut. Tidak hanya itu, bubuk kopi juga dapat menghilangkan bau vernis di furniture yang baru dibeli. Caranya, taburkan pada bagian kayu, diamkan beberapa saat, baru kemudian dibersihkan. (IRIB Indonesia/RM/Media Indonesia)

Tentang rusman

kenali aku apa adanya...
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s