14 April, Pan Amerika Didirikan

Pan Amerika Didirikan

Tanggal 14 April tahun 1890, berdirilah Republik Konfederasi Benua Amerika, yang terkenal dengan nama Pan Amerika. Pendirian organisasi ini dipromotori oleh AS dengan menyelenggarakan konferensi 17 negara Amerika latin di Washington. Pan Amerika kemudian berubah nama menjadi Organisasi Negara-Negara Amerika.

Tujuan didirikannya organisasi ini adalah untuk memperkuat perdamaian dan keamanan di benua Amerika dan mempromosikan kerjasama ekonomi, sosial, dan budaya di antara negara-negara benua Amerika.

Kapal Titanic Karam

Tanggal 14 April tahun 1912, kapal Titanic menabrak gunung es di laut Atlantik utara dan karam. Karena kurangnya perahu penyelamat dan properti darurat lainnya, lebih dari 1500 orang tewas. Dari 2200 penumpang dan awak kapal yang berada di kapal Titanic, hanya 700 orang yang berhasil selamat, sebagian besarnya perempuan dan anak-anak.

Kapal Titanic memulai pelayaran empat hari sebelumnya dari Southampton, Inggris. Kapal ini didesain oleh seorang arsitek asal Irlandia, William Pirie dan memiliki panjang 883 kaki.

Pemberontakan Anti-Castro Dimulai

Tanggal 14 April tahun 1961, para penentang Fidel Castro melakukan pemberontakan terhadap pemerintah Kuba dengan dukungan AS. Para penentang Castro ini melarikan diri ke AS setelah kemenangan Revolusi di Kuba tahun 1959. AS kemudian mendidik sekitar 2000 orang anti-Castro itu dengan latihan militer dan mempersenjatai mereka.

Para pemberontak itu kemudian melakukan serangan ke Kuba melalui Teluk Babi namun berhasil dikalahkan oleh pasukan Castro.

Soviet Meninggalkan Afghanistan

Tanggal 14 April tahun 1988, pemerintahan Uni Soviet dengan menandatangani perjanjian di Jenewa, Swiss, setuju untuk menarik tentaranya dari Afghanistan. Tentara Merah Soviet menduduki Afghanistan sejak bulan Desember 1979. Namun sejak awal, mereka telah mendapatkan penentangan keras dari rakyat Afganistan.

Di pihak lain, AS yang merasa kepentingannya terancam, menekan Moskow untuk mundur dari Afganistan. Ketika Gorbachev berkuasa, ia menilai bahwa masalah Afganistan merupakan ganjalan bagi program reformasinya sehingga terpaksa menyetujui penarikan mundur pasukannya dari Afghanistan.

Hugo Chaves Kembali Berkuasa

Tanggal 14 April tahun 2002, dua hari setelah tersingkir akibat kudeta, Hugo Chavez berhasil kembali meraih kekuasaan menjadi presiden Venezuela. Chavez terpilih sebagai presiden tahun 1999 dan melakukan berbagai reformasi yang memihak kaum miskin. Selain itu, ia melakukan pengontrolan atas perusahaan minyak AS yang melakukan eskplorasi di Venezuela. Hal ini membuat Washington gusar dan memberi dukungan kepada para penentang Chavez di dalam negeri.

Pada tanggal 12 Maret 2002, militer Venezuela melakukan kudeta terhadap Chavez, namun atas protes dan demonstrasi meluas dari rakyat Venezuela, akhirnya, pemerintahan kudeta menyerah dan Chavez kembali diangkat menjadi presiden. (IRIB Indonesia)

Tentang rusman

kenali aku apa adanya...
Pos ini dipublikasikan di Sejarah Dunia. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s