Sejarah Dunia Hari Ini: 11 September

Gedung Pentagon Dibangun

Pentagon merupakan gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Arlington, Virginia, dekat Washington DC, dan dibuat dalam bentuk segilima (atau dalam bahasa Yunani disebut pentagon). Pentagon ialah kantor utama Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara Amerika Serikat yang dilihat banyak pihak sebagai salah satu gedung yang dirancang secara efisien.

Sistem gang di dalam gedung tersebut panjangnya sekitar 28 kilometer dengan luas 11 hektare. Namun setiap tempat di dalam gedung bisa dicapai dalam waktu 7 menit dengan berjalan kaki. Gedung Pentagon dibangun pada saat Perang Dunia II, tepatnya dimulai pada 11 September 1941.

Pada saat Serangan 11 September 2001, tepat 60 tahun setelah gedung tersebut pertama kali dibangun, sebuah pesawat American Airlines penerbangan 77 ditabrakkan ke gedung itu. Namun, tempat yang ditabrak tersebut sebenarnya tempat yang sedang direnovasi.

Muhammad Ali Jinah Wafat

Tanggal 11 September tahun 1948, Muhammad Ali Jinah yang dijuluki “Qaid A’dzam”, pendiri negara Pakistan, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1876 di kota Karachi. Ali Jinah merupakan salah satu pendiri Liga Muslim pada tahun 1906. Awalnya, partai ini aktif di bidang budaya dan agama, namun secara bertahap mulai beralih ke kegiatan politik dan menyuarakan keinginan untuk mendirikan negara muslim yang independen.

Dengan kepemimpinan Jinah, banyak kaum muslimin yang bergabung dalam Liga Muslim dan partai ini menjadi sangat besar dan kuat. Dalam pemilu anggota parlemen yang diselenggarakan pasca Perang Dunia Kedua, partai Liga Muslim menang di semua daerah muslim di India. Pada tahun 1947, Pakistan berhasil mencapai kemerdekaannya dengan bentuk pemerintahan gubernur jenderal dan Muhammad Ali Jinah menjadi gubernur jenderal pertama negara ini. Untuk menghormati jasa-jasanya, rakyat Pakistan menggelarinya sebagai Bapak Bangsa.

Augusto Pinochet Lakukan Kudeta di Chili

Tanggal 11 September tahun 1973, Jenderal Augusto Pinochet komandan angkatan laut Chili dengan dukungan Amerika, melakukan kudeta terhadap pemerintahan Salvador Allende. Allende adalah pemimpin Partai Sosialis Chili dan terpilih sebagai presiden pada tahun 1970. Dia kemudian menjalankan program nasionalisasi perbankan, pertambangan, dan industri Chili. Hal ini membuat kepentingan perusahaan-perusahaan Amerika menjadi terganggu.

Amerika kemudian mendalangi kudeta untuk menjatuhkan Allande dengan menggandeng beberapa perwira Chili dan dipimpin oleh Pinochet. Setelah meraih kekuasaan, Pinochet memimpin Chili dengan tangan besi dan represif. Pada tahun 1990, atas tekanan dari dalam dan luar negeri, Pinochet terpaksa menyelenggarkan pemilu presiden secara bebas.

Dalam pemilu ini, terbentuk sebuah pemerintahan sipil. Namun, karena Pinochet masih memegang posisi sebagai komandan umum angkatan bersenjata Chili, pengaruhnya masih besar. Akhirnya, pada tahun 1998, Pinochet turun dari jabatannya tersebut. Sejak saat itu, tuntutan para korban HAM selama masa pemerintahan Pinochet semakin menguat.

Doktor Muhamad Ramyar Wafat

Tanggal 11 September tahun 1974, Doktor Muhammaad Ramyar, peneliti dan ahli Quran kontemporer Iran, meninggal dunia. Dia dilahirkan di kota Mashhad, Iran dan di kota itulah dia menimba ilmu keislamannya. Dia kemudian melanjutkan pendidikan di bidang hukum dan filsafat. Gelar doktornya di bidang filsafat diraihnya di universitas Edinburgh. Selama beberapa waktu, Doktor Ramyar menjabat sebagai Dekan Fakultas Teologi Universitas Teheran. Di antara karya-karyanya adalah buku berjudul “Tarikh Quran” dan “Kasyful Matalib”.

Tragedi Teror Dahsyat di New York dan Washington

Tanggal 11 September 2001, dua dari empat pesawat AS yang telah dibajak, menabrak gedung kembar WTC di New York dan sebuah pesawat lainnya menabrak gedung Pentagon di Washington. Pesawat keempat jatuh karena ditembak oleh radar anti udara. Dalam serangan terorisme terbesar abad ini, gedung pusat perdagangan internasional WTO hancur berkeping-keping dan sebagian bangunan Pentagon hancur. Jumlah korban tewas mencapai 3200 orang.

Setelah serangan ini, pemerintah dan media massa Barat terutama Amerika menuduh kelompok al-Qaeda dengan pimpinannya Usama bin Laden sebagai pelaku aksi teroris ini dan dengan alasan ini pula seluruh kaum Muslimin dituduh sebagai pelaku kekerasan dan terorisme. George W. Bush presiden AS dengan memanfaatkan kesempatan ini dan menggunakan alasan memerangi terorisme, melancarkan aksi konfrontatif dan perluasan kekuasaannya terhadap negara-negara Islam. Dengan alasan memerangi teroris, AS menduduki Afganistan pada tahun 2001 dan Irak pada tahun 2003 serta membunuhi dan melukai ribuan rakyat sipil. (IRIB Indonesia)

Tentang rusman

kenali aku apa adanya...
Pos ini dipublikasikan di Sejarah Dunia. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s